Audit keselamatan jalan bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya (hazard) dan risiko kecelakaan
pada ruas maupun simpang, lalu menyusun rekomendasi penanganan yang memprioritaskan keselamatan
pengguna jalan, termasuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
Mengapa Audit Keselamatan Penting?
Banyak titik rawan kecelakaan terjadi bukan hanya karena perilaku pengguna jalan, tetapi juga karena
desain geometrik, jarak pandang, penerangan, rambu/marka yang tidak efektif, serta konflik pergerakan.
Audit membantu memetakan akar masalah dan menentukan penanganan yang paling berdampak.
- Inspeksi lapangan dan dokumentasi kondisi (siang/malam bila diperlukan)
- Identifikasi hazard: geometri, jarak pandang, titik konflik, crossing, dan akses
- Review rambu, marka, penerangan jalan, dan fasilitas keselamatan
- Analisis titik rawan berdasarkan data/observasi dan pola kejadian
- Rekomendasi penanganan (quick wins dan penanganan permanen) beserta prioritas
- Laporan audit keselamatan dan daftar temuan
- Peta lokasi hazard dan dokumentasi foto
- Rekomendasi penanganan beserta prioritas dan tahapan implementasi